5 Makanan Yang Kamu Pikir Sehat, Tapi Ternyata Tidak

Makanan Yang DIpikir Sehat Tapi Tidak
FOTO/UNSPLASH

Di era modern seperti sekarang, menjaga kesehatan bisa menjadi tantangan tersendiri bagi kita. Kenapa? Karena ada begitu banyak makanan dan minuman yang beredar di pasaran saat ini yang mengandung bahan-bahan kimia. Jika dikonsumsi dalam jangka panjang, mereka tentunya bisa memicu berbagai penyakit. Dan seperti dilansir Doctoroz.com, berikut adalah makanan dan minuman yang tampaknya sehat, namun ternyata tidak demikian.

1. Minuman “Kesehatan”

Ada ratusan merek minuman “kesehatan” yang dijual di pasaran saat ini. Kamu bisa menemukan minuman yang mengandung vitamin, probiotik dan bahkan serat. Namun menurut Dr Oz, minuman sejenis itu sebenarnya tidak sehat karena mengandung banyak kalori dalam bentuk gula. Dan jika minuman “sehat” yang kamu beli bertuliskan nol kalori tapi tetap memiliki rasa manis, itu tandanya minuman tersebut memakai pemanis buatan.

2. Smoothies

Smoothies adalah salah satu minuman “sehat” yang banyak dikonsumsi saat ini. Tapi faktanya, minuman tersebut ternyata mengandung 650-1.000 kalori. So, itu sangat tidak baik untuk ukuran pinggangmu, terutama jika kamu sudah mengalami kegemukan. Belum lagi, beberapa orang suka menambahkan gula dan sirup ke dalam smoothies mereka.

3. Snack Bar

Di daerah perkotaan, mengonsumsi snack bar sudah menjadi semacam gaya hidup. Camilan ini disebut mengandung banyak protein, serat, dan energi. Namun menurut Dr Oz, kamu sebaiknya jangan terjerat janji manis itu, karena serat dan protein hanya bisa kamu dapatkan dari makanan sehat seperti susu, kacang-kacangan, dan keju.

4. Frozen yogurt

Yogurt beku terlihat jauh lebih sehat ketimbang es krim. Benarkah? Ternyata tidak! Seperti dilansir Dr Oz di situs resminya, yogurt beku juga mengandung lemak jenuh, sehingga bisa dikatakan makan es krim atau yogurt beku sebetulnya sama saja.

5. Makanan Kemasan Berlabel “Fat-Free”

Makanan kemasan berlabel fat-free memang sedang laris di pasaran. Kebanyakan orang berpikir bahwa “fat-free” berarti “bebas kalori,” sehingga mereka cenderung makan lebih banyak dari biasanya. Dan ketika mereka melakukan itu, kandungan gula dalam makanan tersebut akan menggantikan kandungan lemak dalam produk makanan itu, sehingga mereka pada akhirnya tetap mengonsumsi kalori dalam jumlah besar.

Tubuh sehat akan memudahkan kamu untuk melakukan segala aktivitas. Juga, itu akan membuat otakmu dapat bekerja lebih baik. Jadi, mari menjaga kesehatan dengan rutin mengonsumsi makanan segar dan alami.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here