Yuk, Kenali Ciri-Ciri Sperma Sehat!

Mengenali Sperma Sehat Sejak Dini

Ada anggapan bahwa pria yang maskulin, memiliki kualitas sperma yang baik. Tapi sayangnya, penampilan bisa menipu. Pria berotot besar dan berbadan gagah bahkan belum tentu memiliki sperma yang sehat. Sementara itu, sperma sehat sangat diperlukan untuk memicu kehamilan.

Itulah mengapa Anda perlu mengidentifikasi tanda-tanda fisik dari sperma yang sehat. Anda bisa melakukannya dengan memeriksa tampilan air mani. Sedikit informasi untuk Anda, air mani adalah media di mana sperma bertahan hidup dan berenang.

1. Warnanya Putih Atau Abu-Abu

Normalnya, air mani akan berwarna putih atau abu-abu. Tapi, kadang-kadang ada juga yang terlihat kekuningan. Seperti dikutip dari situs Netdoctor.co.uk, air mani yang berwarna merah muda atau merah menunjukkan adanya kandungan darah di dalamnya.

Meskipun kasus air mani merah atau merah mudah jarang ditemukan. Kondisi ini bisa dipicu oleh masalah kesehatan yang serius. Oleh karenanya, pria dengan air mani yang tampaknya bernoda darah harus segera mencari saran dari dokter.

2. Cepat Menggumpal

Air mani yang normal akan menggumpal segera setelah ejakulasi. Itu akan terasa lengket, dan memiliki tampilan seperti jelly. Namun, itu akan mencairkan lagi dalam 5 sampai 40 menit.

3. Air Mani Berbentuk Gelembung

Jika Anda melihat air mani membentuk gelembung-gelembung seperti jelly. Hal ini sangat normal. Dan itu tidak menunjukkan masalah kesehatan dan kesuburan. Sebaliknya, kegagalan penggumpalan dan pencarian dapat menjadi tanda masalah kesuburan.

4. Volumenya 2 ml sampai 5 ml

Rata-rata volume air mani yang diproduksi saat ejakulasi adalah 2 ml sampai 5 ml. Jika volume air mani secara konsisten kurang dari 1,5 ml (hypospermia) atau lebih dari 5,5 ml (hyperspermia), itu tergolong abnormal. Namun, volume air mani yang lebih rendah juga dapat terjadi karena seorang pria sangat sering ejakulasi. Sedangkan volume yang lebih tinggi bisa terjadi karena seorang pria sudah lama tak ejakulasi.

Menurut pedoman baru dari WHO, sperma dikatakan normal jika sampel mengandung 20 juta sperma per mililiter dan setidaknya 50% dari sperma bergerak. Jika ditemukan jumlah sperma lebih sedikit pada sampel atau yang bergerak kurang dari 50%, sperma dianggap abnormal.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here