Sumber : SkyNews

Masyarakat di seluruh dunia sedang berduka, mereka dikagetkan dengan kejadian terorisme yang terjadi pada salah satu masjid di Christchurch, Selandia Baru, Jumat (15/03/2019)

Dalam aksi terorisme yang dilakukan oleh Brenton Tarrant saat jamaah sedang melaksanakan Shalat Jumat itu, setidaknya 49 jamaah masjid tewas dan 48 orang lainnya mengalami luka parah dan masih dalam perawatan intensif di rumah sakit setempat.

Pelaku melakukan aksinya secara brutal, ia menghabisi nyawa para korbannya dengan melepaskan tembakan berkali-kali hingga korban jatuh tak berdaya. Yang lebih sadis, dalam melakukan aksi tersebut pelaku juga melakukan siaran langsung melalui sosial media.

Namun kini pelaku sudah diamankan oleh kepolisian setempat, bahkan hari ini ia menjalani sidang perdana atas perbuatan yang dilakukannya. Pelaku dihadirkan di pengadilan dengan pengawalan ketat polisi.

Tapi yang menyebalkan, pelaku yang berusia 28 tahun tersebut sempat nyengir kepada awak media yang mengambil gambarnya.

Hakim mengizinkan para awak media untuk mengambil foto wajah Brenton Tarrant, namun ketika dipublikasikan wajah pelaku harus diburamkan untuk mempertahankan haknya untuk mendapatkan sidang yang adil.

Brentont hadir di pengadilan dengan mengenakan kaus putih dan bertelanjang kaki. Ia hanya diam saat persidangan berlangsung dan dihadapkan pada dakwaan pembunuhan.

Seorang pria seperti dikutip dari New Zealand Herald mengaku dia sangat ingin masuk ke ruang pengadilan dan menusuk Brenton Tarrant menggunakan pisau.

Komentar Anda?